Tampilkan postingan dengan label Won Bin. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Won Bin. Tampilkan semua postingan

Rabu, 11 Juni 2014

The Man From Nowhere (Ahjussi)

The ones that live for tomorrow, get fucked by the ones living for today. - Cha Tae Sik

fewrandomrantings.wordpress.com
The Man from Nowhere or Ahjussi *means uncle or stranger in Korean* is a South Korean action-thriller film.  It is Korea's highest grossing film in 2010 and it is one of the most famous Korean film.  The Man from Nowhere was directed and written by Lee Jung Bum.  The Man from Nowhere won so many awards and the film has strengthened Won Bin's career as an actor.  Some of the scenes have also been parodied in South Korea's variety shows.

Cha Tae Sik (Won Bin) is an anti-social man, who runs a small pawnshop.  Everyone around his neighborhood thinks he was a gangster or a child molester.  His only friend is Jung So Mi (Kim Sae Ron).  So Mi is an outcast, whose mother is a striptease.  Although Tae Sik is stoic and quiet around So Mi, So Mi doesn't mind and keeps visiting him.   One night, So Mi's mother (Kim Hyo Seo) steals a drug from a powerful mafia.  She keeps the rest of the drug in a camera bag and sells it to Tae Sik, who doesn't know that the drug is in the bag.  The mafia manages to locate So Mi's mother.  One of the mafia, Jong Seok (Kim Sung Oh) tortures So Mi's mother and kidnaps So Mi.  Because Tae Sik cares So Mi too much, Tae Sik agrees to do everything Jong Seok and Man Seok (Kim Hee Won) told him.

Unfortunately, Jong Seok and Man Seok deceive Tae Sik and they indirectly give him to the police.  The police also find the body of So Mi's mother with Tae Sik.  They investigate Tae Sik and his possible connection with Man Seok and Jong Seok.  Meanwhile, So Mi is given a 'job' as 'courier' to the mafia.

furiouscinema.com

Many people praise Won Bin for his performance in Ahjussi.  He even beat the legendary actor, Choi Min Sik, in an award or festival.  

Puhleaze, his performance in this film is seriously-overrated.

I'm really disappointed with Won Bin.  I thought his performance *at least* would be in the same level with Lee Byung Hun in I Saw the Devil.  I really had high expectation for someone who beat Choi Min Sik.  Won Bin is good, but he's not good enough to touch my heart.  I know it's damn hard to have a stoic character because you can't express your emotion or acting skill so easily.  But Won Bin has some chances to show his skill, and I think he doesn't use it well until the last scene.  Cha Tae Sik is one of those sexy-and-cold-blooded-East-Asian-guy-who-can-kick-asses.  His character is somehow shallow and cliche.  He's pretty much a one-dimension character.  I know that he has flashback scene, but that scene is cliche and predictable too.  oh, his abs can't change my mind about his acting.  His abs can't change...his abs...

lens-views.com
MUST. STAY. LOYAL. TO. SONG. JOONG. KI.

How about So Mi?  She's also a cliche and one-dimension character.  She's one of those troubled-child-whose-parents-have-trouble.  Kim Sae Ron is not Danny Lloyd from The Shining or Jodie Foster from Taxi Driver, her performance is good and emotional enough to touch my heart.  I cried after I had watched the scene where she thought she embarrassed Tae Sik.  Her chemistry with Won Bin is also good.  These two outcasts just somehow fit with each other.

Also, two thumbs up for Thanayong Wongtrakul.  In case you don't know, he also starred in this film as Ramrowan, one of the mafia members.  He and Won Bin have an epic scene in a club. They just stare into each other as if they are the only people in the club.  

If we see it from characters and plot aspect, Ahjussi is clearly a cliche film.  But does it make Ahjussi a typical action film?  Nope.  In visual and cinematography aspect, Ahjussi is different from most Hollywood's action films.  Yes, Ahjussi has fighting scene, shooting scene, jump-from-the-building scene, even a little car chase scene.  So, what makes Ahjussi different from most Hollywood's action films?

The level of violence, art, and emotion in it.      

I never watch an artsy-action film, except Kill Bill and Inception.  It's so hard to find an artsy-action film because most action film directors focus on the action and the thrill in it, not the visual art.  While Ahjussi is no Oldboy or I Saw the Devil, the violence level in this film is higher than most Hollywood's action films.  The action in Ahjussi is not just shoot-and-die.  Won Bin brings his hammer as if he's related to Oh Dae Su (Oldboy).  There's also so much blood in this film.  

Most action films put romance, betrayal, or friendship in an action film.  But the friendship in Ahjussi is a different kind of friendship.  Tae Sik and So Mi are clearly not 'buddies' like Jack and Lemon *30 Rock* or Frodo and Sam *TLOTR trilogy*, but nevertheless, they are friends.  Also, The Man from Nowhere doesn't in all smiley and happy ending like Hollywood's films.  It ends in a bittersweet way.

Overall, I like it despite the clicheness.  The violence and cinematography are refreshing.  I really recommend it, especially if you a fan of action films and or South Korean films.  But if you're not a big fan of blood, then I think you should think twice before you watch this film.      

Jumat, 27 April 2012

Film Korea yang bikin galau

Sekarang gue akan merilis *ceilah* daftar film-film Korea yang menggalaukan.

1. Love Phobia / Lizard


Jo Kang (Jo Seung Woo) dan Ari (Kang Hye Jung) sudah berteman sejak kecil.  Ari kecil sering memakai jas hujan kuning dan membawa kadal.  Ari bercerita ia kena kutukan dan ia berasal dari planet lain.  Anehnya, Jo Kang mempercayai semua perkataan Ari.  Tiba-tiba, Ari menghilang tanpa pamit pada Jo Kang.  Saat Jo Kang SMA, ia bertemu lagi dengan Ari.  Tapi Ari menghilang lagi.  Lalu mereka tumbuh dewasa, dan mereka bertemu lagi.  Ari menghilang lagi dan meninggalkan Jo Kang.
Filmnya awalnya bagus dan catchy dan gue gak nyangka akhirnya bakal 'begitu'.  Karena pertamanya lumayan lucu, dan gue kira film ini bakalan kayak sci-fi, soundtracknya juga bagus.  Judulnya Goodbye, yang nyanyi Lee Jee Hoon.

2. The Classic


*males ceritain sinopsisnya*

Adegan yang bikin galau itu pas Ji Hae sama Joon Ha harus pisah karena Joon Ha ikut perang.  Terus waktu Joon Ha mau ngambil kalung yang dikasih Ji Hae, tapi dia ketembak dan jadi buta.  Lumayan bagus filmnya, soundtracknya juga bikin galau, terutama If we are in love, then.  Yang nyanyi Han Song Min.

3. Windstruck

Yeo Kyung Jin (Jun Ji Hyun) adalah seorang polisi.  Go Myung Woo (Jang Hyuk) adalah seorang guru fisika di sekolah perempuan.  Kyung Jin mengira Myung Woo adalah seorang pencuri, makanya ia menangkap Myung Woo.  Tapi salah paham itu terselesaikan dan Kyung Jin dan Myung Woo mulai tertarik satu sama lain.  Lalu mereka berpacaran.  Tapi, Myung Woo tiba-tiba mati dan meninggalkan Kyung Jin yang depresi, padahal Myung Woo berkata ia akan selalu disamping Kyung Jin.
Sama kayak Love Phobia, gue gak terlalu bisa nebak film ini.  Film ini punya 3 wallpaper / poster *kalo gak salah* ada yang kelihatannya sedih, ada yang kelihatannya komikal.  Kan film ini agak lucu di awal-awalnya, jadi gue kira nanti film ini happy ending kayak My Sassy Girl.  Tapi ternyata enggak..... Soundtrack yang bikin galau itu Tears - X-Japan.

4. Humming

Mi Yeon (Han Ji Hye) dan Kim Jun Su (Lee Chun Hee) akan merayakan 2000 hari mereka berpacaran.  Tapi Jun Su mulai 'capek' pada Mi Yeon karena Mi Yeon adalah gadis yang aktif dan tidak terlalu menyukai sains dan Jun Su sebaliknya.  Karena itu Jun Su akan pergi ke Kutub untuk menghindar dari Mi Yeon walaupun sebenarnya ia tidak ingin putus dari Mi Yeon.  Suatu pagi, Mi Yeon datang ke apartemen Jun Su dan memberikan hadiah.  Setelah itu, bibinya Mi Yeon menelpon Jun Su dan berkata kalau Mi Yeon ditabrak mobil.
Alasan gue nonton film ini karena ada si Clumsy Chunhee, tapi dia aktingnya sedikit mengecewakan.  Film ini gak empty plot, jadi masih ada amanatnya.  Tapi kalau dari plot film ini juga agak ngikutin If Only (filmnya Jennifer Love Hewwit) sama Ghost.  Karena si cowok sama-sama menyesal bertengkar dengan ceweknya, dan nanti akan ada 'saat terakhir' sebelum pasangan mereka ke afterlife.  Ada salah satu kalimat film ini yang bikin gue terkesan banget dan ingat sampai sekarang: "Kita tidak akan pernah tahu betapa berharganya seseorang sampai orang itu meninggalkan kita."

5. Hearty Paws


*sinopsisnya dah pernah gue tulis*

6. Wedding Dress


*udah gue ceritain sinopsisnya* soundtrack yang bikin galau: Pond of Tears - K.Will

7. Sad Movie


Jadi film ini terdiri dari 4 film pendek, yang sayangnya sad ending.  Gue kira ini cuma film corny rendahan yang tahu-tahu happy ending.  Well, gue salah besar.
1. Ada reporter (Im Soo Jung) sama pemadam kebakaran (Jung Woo Sung) yang udah pacaran lama, tapi si pemadam kebakaran gak pernah lamar si cewek.  Ternyata si cowok selalu menunggu moment yang tepat.
2. Cewek bisu (Shin Min A) yang kerja jadi badut di taman main.  Dia suka sama seorang pengunjung yang punya bakat melukis.  Tapi dia gak pernah buka topengnya *gue lupa kenapa*.  Suatu hari si pelukis akan pergi dan si cewek bisu ini memperlihatkan wajahnya ke cowoknya.
3. Ada cewek yang putus sama cowoknya (Cha Tae Hyun) karena merasa cowoknya gak punya pekerjaan stabil.  Tapi si cowok akhirnya kerja jadi seseorang yang membantu pasangan-pasangan untuk putus.
4. Ceritanya mirip Wedding Dress, jadi gue sempet mikir film Wedding Dress ngikutin film ini.  Ada anak cowok yang tinggal sama ibunya.  Mereka gak terlalu akrab, tapi si ibu tiba-tiba sakit kanker *kalo gak salah*.
Gue udah agak lama nonton film ini, jadi gak terlalu hafal castnya sama urutan ceritanya.

8. My Girl and I


Bermula dari Kim Su Ho (Cha Tae Hyun) yang akan menghadiri reunian sekolahnya.  Sayangnya di hari reuniannya adalah hari yang sama dengan hari peringatan pacarnya, Su Eun (Song Hye Gyo).  Jadi teman-temannya sempat ragu dia bakal datang ke reunian.  Nah, sisa dari film itu adalah flashback bagaimana hubungan Su Eun dan Su Ho.  Mulai dari pertemuan mereka, pedekate, Su Eun yang sekarat dan kematian Su Eun.
Film ini banyak adegan romantis dan menyentuhnya, dan dari awal gue dah tahu film ini bakalan nyesek.  Akting Song Hye Gyo sama Cha Tae Hyun bagus banget kok.  Sebenarnya yang bikin gue nyesek banget itu adegan pertama, yang waktu teman-temannya Su Ho teriak: "Bae Su Eun, otak temanku ini kecil tapi dipenuhi denganmu. Tolong biarkan temanku melupakanmu."  Kan kelihatan teman-temannya Su Ho care sama dia.

9. A Moment to Remember


Kim Su Jin (Son Ye Jin) adalah seorang designer yang baru putus dengan pacarnya.  Ternyata pacarnya sudah mempunyai istri, karena itu Su Jin dianggap wanita murahan.  Choi Chul Soo (Jung Woo Sung) adalah seorang kuli bangunan.  Kebetulan dia bekerja dengan ayahnya Su Jin.  Chul Soo & Su Jin saling jatuh cinta, tapi mereka tidak diresturi orangtuanya Su Jin karena perbedaan kelas sosial.  Tapi mereka tetap menikah.  Tiba-tiba, Su Jin yang pelupa didiagnosis dokter terkena alzheimer. 

10. Love Me Not


Julian (Kim Joo Hyuk) adalah seorang gigolo yang mempunyai hidup yang acak-acakan.  Ketika ia terlilit oleh hutang yang banyak, seorang temannya yang kaya meninggal.  Julian memanfaatkannya karena si teman sudah lama tidak bertemu dengan keluarganya.  Ia berpura-pura menjadi Ryu Jin, kakak dari Ryu Min (Moon Geun Young).  Sayang, Ryu Min yang buta susah untuk 'dilelehkan'.  Saat Julian berhasil menaklukkan Ryu Min, mereka berdua malah jatuh cinta.

Nah, film ini diadaptasi dari serial Jepang.  Kalau gak salah ceritanya That Winter, The Wind Blows ngikutin film ini.  Filmnya rada datar sih, two thumbs up buat aktingnya Moon Geun Young dan Kim Joo Hyuk.

11. April Snow


In Soo (Bae Yong Jun) baru saja mendapat kabar bahwa istrinya mengalami kecelakaan.  Disaat yang sama, Seo Young (Son Ye Jin) juga mendapat kabar bahwa suaminya kecelakaan.  Saat mereka bertemu di rumah sakit, mereka menyadari bahwa ada sesuatu yang tidak beres karena suami dan istri mereka ditemuukan di tempat yang sama.  Kecelakaan itu membuka kenyataan bahwa mereka telah dikhianati oleh pasangan masing-masing. 

Lewat film ini gue dikenalkan oleh sutradara Hur Jin Ho yang ternyata juga udah sering bikin film melodrama kayak One Spring Day sama Christmas in August.  Yang gue suka dari April Snow (selain akting Son Ye Jin yang keren banget) adalah dinamika melankolisnya dan konflik film ini yang bikin greget.

12. BA:BO (Miracle of a Giving Fool)


Seung Ryong (Cha Tae Hyun) adalah pria yang harus menjadi tulang punggung untuk adiknya walaupun ia mengalami keterbelakangan.  Ji Ho (Ha Ji Won) adalah seorang 'pianis' hebat, sayan ia menjadi takut untuk tampil.  Walaupun Seung Ryong sangat menyayangi adiknya, adiknya sendiri malu dengan Seung Ryong dan membencinya, walaupun teman dari adik Seung Ryong tidak pernah mengejek Seung Ryong.  Sang Su (Park Hee Sun) adalah sahabat Seung Ryong yang sebearnya merasa bersalah pada Seung Ryong karena sebuah keadian saat mereka masih bersekolah.  Akankah Sang Su mengulangi kesalahannya?

Hmm, gue kurang suka plotnya sih, film ini kayak campuran Forrest Gump sama Rain Man.  Tapi gue tetep suka aktingnya Cha Tae Hyun.

13. Taegukgi (Brotherhood of War)


Jin Tae (Jang Dong Gun) adalah pria sederhana yang baru saja bertunangan.  Ia mempunyai adik bernama Jin Suk (Won Bin).  Hari-hari bahagia mereka akan segera berakhi karena Jin Tae diwajibkan untuk mengikuti perang.  Jin Suk yang sangat menyayangi kakaknya pun memutuskan untuk mengikuti perang, padahal ia sakit-sakitan.  Jin Tae akhirnya membuat perjanjian : jika Jin Tae berhasil membawa pulang medali, adiknya boleh dipulangkan.

Excellent movie.  Musiknya bagus, aktingnya bagus, settingnya bagus.  Untuk romancenya gak terlalu kacangan dan ceritaya lebih difokuskan ke Jin Tae dan Jin Suk.  Walaupun agak mirip Pearl Harbor, gue tetep leblih suka nih film karena kemampuan akting pemain-pemainnya lebih bagus.  Ada Choi Min Sik (Oldboy, I saw the devil) sama si ganteng Won Bin pula! (?)

14. Last Present


Se Hee adalah seorang gadis kecil yang membutuhkan hati.  Untuk itu, Jo Yeong Woo (Heo Jun Ho) memutuskan untuk membebaskan seorang narapidana agar ia bisa memberikan hatinha pada Se Hee.  Narapidana itu bernama Kang Tae Ju (Shin Hyun Jun).  Kang Tae Ju memang seharusnya merawat diri agar ia bisa menjadi donor yang baik bagi Se Hee.  Sayangnya ia tetap saja hidup sembarangan.  Apakah dengan mengetahui ibu kandung Se Hee bisa merubah pikiran Tae Ju?

Emang sih ceritanya sederhana, tapi musik dan akting pemainnya (termasuk yang jadi Se Hee) bisa mengubah film ini menjadi suatu film yang bagus banget. 

15. Maundy Thursday (Our Happy Time)


*udah pernah gue ceritain*